Monday, May 13, 2013

Save Your Skin!

Matahari tidak pernah malu menampakkan dirinya di bumi Indonesia. Hal ini tidak terlepas dari posisi geografis Kepulauan Indonesia di garis khatulistiwa. Oleh karenanya matahari selalu bersinar sepanjang tahun. Ini tentunya membawa anugrah yang besar bagi penduduk Indonesia.

Namun, di balik manfaatnya, terdapat sisi negatif dari teriknya sinar matahari. Matahari merupakan sumber utama dari sinar ultraviolet (UV). Dan bukan rahasia lagi kalau sinar UV ini dapat merusak kulit. Mengapa sinar UV dapat merusak kulit?

Sinar UV ini pada dasarnya dapat bertindak sebagai mutagen, yaitu agen penyebab mutasi pada DNA. Radiasi UV menyebabkan kerusakan kulit yang dapat memicu mutasi gen pemicu kanker kulit. Paparan radiasi UV juga dapat menyebabkan tumor lebih mudah menyebar. Side effect-nya menakutkan kan?

Untuk meminimalisir dampak negatif radiasi UV, kita dapat mengandalkan tabir surya. Tabir surya yang terbaik adalah yang sesuai dengan kebutuhan kita, misalnya yang tidak mengiritasi kulit kita, yang mendukung aktivitas kita (waterproof atau tidak), atau yang SPF-nya sesuai dengan kebutuhan kita.

Berikut ini adalah beberapa tips menggunakan tabir surya:
  1. Gunakan tabir surya sebelum keluar rumah untuk memperoleh perlindungan maksimum. Jangan lupa untuk mengoleskan lagi setiap dua jam, atau lebih sering kalau sedang beraktivitas di air.
  2. Tetap gunakan tabir surya walaupun berada di dalam ruangan karena sinar UV A bisa menembus kaca jendela dan masuk ke dalam ruangan.
  3. Gunakan tabir surya dengan SPF 15 atau lebih. Semakin besar SPF, semakin besar pula perlindungan yang diberikan.
  4. Gunakan tabir surya lebih banyak pada bagian tubuh yang sering terpapar sinar matahari, misalnya kaki, lengan, telapak tangan, wajah, dan leher.
  5. Hindarkan penggunaan tabir surya pada bayi di bawah enam bulan.
  6. Gunakan lip balm dan produk kosmetik yang mengandung tabir surya.
  7. Pilih produk broad spectrum yang dapat melindungi kulit dari radiasi UV A dan UV B.

Melepas Penat di Pantai Siung

Sesuai dengan judulnya,beberapa waktu lalu saya dan teman-teman saya plesiran ke pantai Siung. Walaupun sebenarnya itu bukan tujuan utama kami, tapi tidak kecewa sama sekali kog...

Rencana awal kami sebenarnya adalah pantai Indrayanti. Pada hari H ceritanya kami kumpul di depan Terminal Tirtonadi. Janjiannya sih jam setengah 7-an, tapi karena Indonesia itu produsen karet, jadinya molooooorr.. Akhirnya baru hampir jam 8 kami berangkat dari Solo menuju ke arah Jogja dengan sebuah mobil sewaan (:P).. Perjalanannya lamaaa... 3 jam-an kalau tidak salah. Tapi karena bareng-bareng teman, jadinya tidak terasa bosan. Setelah beberapa lampu merah, tikungan dan toilet pom bensin, akhirnya kami sampai juga di Pantai Indrayanti.. and Amazing! Penuh sesak bukan main!!! Bagaimana caranya melepas penat kalau keadaannya seperti ini? Yang ada kami malah tambah penat melihat banyaknya orang yang berlalu lalang di hadapan kami.. 

Akhirnya berdasarkan kesepakatan, kami mengalihkan perjalanan ke Pantai Siung. Buang waktu lagi untuk perjalanan... Tapi sampai juga di Pantai Siung. Di sana tidak seramai Pantai Indrayanti, tapi pemandangannya tidak kalah bagus. Malahan kalau boleh saya pilih, Pantai Siung jauh lebih bagus lho... hehehe...

 Pantai Siung

Setibanya di Pantai Siung, kami makan dulu. Kasihan. cacing di perut sudah nendang-nendang... Kami makan di warung pinggir pantai. Ada pengalaman lucu nih pas makan. Penjualnya  itu.... Busyeeet... Buat orang ngakak saja. Kalau teman saya bilang sih, penjualnya tidak 100 %. Tapi tidak apalah, lha wong ya harganya murah. Nasi sayur hanya Rp 3.000,00. Seperti kalau makan di kampus saja.

Habis makan, tenaga penuh lagi. Saatnya berpetualang!! Kami iseng-iseng naik ke tebing yang ada di tepi pantai. Langsung deh... Tenaga terkuras habis... Menantang! Udah panas, curam lagi.. Harus ekstra hati-hati.. Tapi jerih payah itu akhirnya terbayarkan setelah melihat pemandangan dari atas tebing. INDAH.. Jangan melihat ke bawah ya... Ngeri soalnya... 

Pantai Siung dilihat dari tebing

Setelah menikmati indahnya pemandangan dari atas tebing, tiba saatnya menikmati pemandangan dari bawah sambil bermain air. Rugi dong kalau main ke pantai tapi tidak berbasah-basah ria. Saat itu kebetulan pantainya sedang surut. Jadinya garis pantainya mundur. Alhasil, kami bisa melihat ikan kecil-kecil yang sedang asyik bermain di karang. Eh, ada temannya Patrick Star juga lho.. Bintang lautnya item. Jangan sampai keinjak ya... Bikin gatal soalnya. Kerangnya juga lucu-lucu lho... Pengen bawa pulang, tapi kan tidak boleh, merusak lingkungan... Puas berbasah-basah ria, acara berikutnya ganti baju, lalu jajan es kelapa muda yang banyak dijual di sana.

Akhirnya setelah jam 17.00, kami memutuskan pulang. Tak banyak suara di mobil waktu perjalanan pulang. Semua sudah kecapekan. Tapi tetep seneng :)

Friday, May 10, 2013

Mudahnya Perpanjangan SIM C

Tahun 2013 adalah tahun keramat saya. Di tahun ini saya akhirnya diwisuda setelah sekian lama duduk di bangku kuliah :) ... Dan di tahun ini pula pertama kalinya saya memperpanjang SIM C saya :(

Nervous? Sudah pasti karena sejak awal saya takut dengan yang namanya pak polisi. Bawaannya tegang saja kalau berurusan dengan pak polisi. Tapi karena kepepet, yah apa boleh buat. Wajib nih, daripada mengulang membuat SIM dari awal, semakin repot deh urusannya.

Jauh-jauh hari sebelum tanggal kadaluwarsanya SIM C saya, saya banyak mencari info tentang perpanjangan SIM dari teman, saudara, dan internet tentang prosedur perpanjangan SIM. Setelah bertanya kesana-kemari, akhirnya saya memilih memperpanjang SIM melalui jasa SIM keliling yang setia beroperasi di kota Solo. Permasalahan yang muncul kemudian adalah saya tidak tahu jadwal SIM keliling. Untungnya ada internet. Setelah browsing semalaman, akhirnya dapat juga jadwal SIM keliling.

Sabtu pagi, tanggal 5 Mei 2013, saya mencoba hunting SIMling ke balai kota Solo. Bodohnya saya... Saya kira mobilnya parkir di depan gerbang balai kota Solo. Karena tidak tampak kerumunan orang ataupun penampakan mobil SIMling, akhirnya saya lewat saja. Sampai di rumah, saya SMS teman saya yang dulu pernah perpanjangan SIM di sana. Ternyata mobilnya ada di dalam balai kota. Ya sudah lah... Diikhlaskan saja...

Hari kedua hunting, hari Senin 7 Mei 2013. Jam 07.00 pagi saya sudah dandan cantik lalu berangkat ke Stadion Manahan Solo. Sesampainya di depan Stadion saya bingung, kok sepi? Akhirnya saya bertanya pada mas-mas satpam yang menjaga gerbang stadion Manahan. Hasilnya? Tidak banyak membantu. Saya kemudian bertanya pada bapak tukang becak yang sering mangkal di situ. Dari si bapak tadi saya dapat informasi kalau lokasi SIMling sudah tidak di situ lagi. Nah lho! Saya jadi galau nih. Akhirnya setelah berputar dan bertanya kesana kemari akhirnya saya sampai di depan GOR manahan Solo. Di sana sepi, tidak banyak yang antri. Tapi ternyata pendaftarnya sudah mencapai 39 orang. Patah hati deh... Kan yang dilayani hanya 30 orang. Kesimpulannya, saya gagal memperpanjang SIM C saya. Sedih :(

Hari ketiga hunting, hari Selasa 8 Mei 2013. Belajar dari pengalaman yang kemarin, saya daftarnya pagi. Yang saya maksud pagi di sini adalah jam 05.00 pagi. Dengan ditemani ibuku tercinta saya berangkat ke GOR Manahan jam 05.00 untuk mendaftar SIMling. Saya mendapat urutan nomor 1. Senangnyaaa... Kelakon juga memperpanjang SIM melalui layanan SIMling. Setelah mendaftar saya pulang lagi. Jam 08.30 saya berangkat ke TKP dengan membawa persyaratan perpanjangan SIM, yaitu SIM asli dan KTP asli yang masing-masing telah dikopi sebanyak 2 lembar. Jam 09.30 mobil SIMling datang dan saya dipanggil pertama kali untuk mengumpulkan persyaratan kepada pak polisi yang bertugas. Tahu tidak? Polisinya galak banget, tidak ada ramah-ramahnya. Tapi biarlah, wong saya yang butuh. Setelah mengumpulkan persyaratan, ritual selanjutnya adalah foto. Lalu membayar Rp 120.000,00 and voilaaa SIM saya sudah panjang lagi. Senangnya :)

Sebenarnya prosesnya mudah dan cepat (tidak ada setengah jam), asalkan tahu jadwal SIMling. Yang terpenting, jangan kesiangan mendaftar :)

Buat pembaca yang berminat menggunakan layanan SIMling di Solo, ini jadwal SIMlingnya:
1. Senin dan Selasa di depan GOR Manahan
2. Rabu di depan Solo Square
3. Kamis di Universitas Sebelas Maret (UNS)
4. Jumat di depan Grand Mall
5. Sabtu di balai kota Solo

Persyaratan yang dibawa:
1. SIM asli yang telah dikopi 2 lembar
2. KTP asli yang telah dikopi 2 lembar

Layanan SIM keliling ini hanya melayani perpanjangan SIM A dan C.

Sekian pengalaman saya memperpanjang SIM C. Semoga bermanfaat :)